Kesehatan

Susu Formula untuk Bayi Kurang Berat Badan

Artikel terkait : Susu Formula untuk Bayi Kurang Berat Badan


Jangan gegabah memberi susu formula untuk bayi kurang berat badan. Kenali faktor penyebab BB bayi rendah agar tidak berakibat fatal.

Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara dengan angka kelahiran bayi berat badan rendah tertinggi. Hal ini tentu cukup mengkhawatirkan. Karena itu, orang tua yang memiliki bayi kurus pun berlomba-lomba untuk menaikkan berat badan si kecil dengan berbagai cara, termasuk memberi susu formula. Pertanyaannya, amankah memberi susu formula untuk bayi kurang berat badan? 


Standar ukuran berat badan bayi 

Sebelum terburu memberikan susu formula untuk bayi kurang berat badan, Anda harus memahami terlebih dahulu standar berat badan bayi. Secara general, bayi yang baru lahir harus memiliki berat badan setidaknya 2,5 kg. Apabila terlalu kecil, organ tubuhnya sangat berisiko tidak dapat tumbuh dengan sempurna.

Angka ini akan terus bertambah sesuai usia bayi. Di usianya yang mencapai 6 bulan, berat badan bayi paling tidak telah mencapai dua kali lipat beratnya saat lahir. Enam bulan berikutnya saat berusia 1 tahun, berat badannya mencapai tiga kali lipat dari beratnya saat lahir. Apabila timbangan menunjukkan berat badan si kecil kurang dari standar ini, artinya bayi termasuk dalam kategori kurus.

Penyebab bayi kurang berat badan

Setelah memastikan jika bayi Anda memang berada dalam kategori berat badan rendah, kini saatnya mencari tahu penyebabnya. Dengan mengetahui faktor penyebabnya, Anda akan lebih mudah dan bijak untuk menanggulanginya.

Berat badan rendah saat lahir

Jika berat badan bayi rendah saat lahir, penyebabnya tidak lain dipengaruhi oleh kondisi ketika masih berada di dalam kandungan. Pasalnya, di tahap inilah pembentukan dan pertumbuhan organ tubuh bayi dimulai.

Karena itu, penting bagi setiap ibu hamil untuk menjaga kesehatan dan asupan nutrisinya.. Apalagi jika Anda memiliki kondisi cenderung kurus, cobalah untuk menaikkan bobot tubuh. Anda bisa mengonsumsi susu untuk menaikkan berat badan dan melakukan diet yang tepat.

Berat badan rendah ketika usia 0-6 bulan

Tidak ada yang lebih baik dari ASI sebagai makanan bayi. Terutama pada enam bulan pertama, pemberian ASI secara eksklusif adalah hal yang terbaik. Jangankan susu formula, air putih pun dilarang diberikan untuk si kecil. 

Bila pada masa ini bayi Anda berada dalam kondisi berat badan kurus, kembali perhatikan frekuensi menyusu si kecil. Boleh jadi, waktu bayi menyusu terlalu singkat dan sedikit. Anda pun tidak sebaiknya gegabah memberi vitamin atau asupan lainnya. Penelitian telah membuktikan bahwa kebutuhan gizi bayi hingga usia 6 bulan sudah terpenuhi oleh ASI.

Berat badan rendah ketika di atas 6 bulan

Setelah fase ASI eksklusif pun, bayi tidak benar-benar membutuhkan susu formula untuk menaikkan berat badannya. Pada tahap usia ini, Anda bisa mengamati dari makanan pendamping yang diberikan alias MPASI.

Pertumbuhan bayi setelah usia 6 bulan memang cenderung lebih lambat. Hal ini dikarenakan bayi sudah mulai cukup aktif bergerak. Akan tetapi jika berat badan bayi tetap bermasalah, konsultasikanlah ke dokter. Boleh jadi, ada faktor penyakit. Jika demikian, tentu penyakitnya yang harus dimusnahkan, bukan?

Jangan asal pilih susu formula

Pada dasarnya, Anda tidak perlu memberikan susu formula untuk bayi kurang berat badan. Jangan mudah tertipu iklan dan informasi yang belum tentu keabsahannya. Pastikan Anda berkonsultasi kepada dokter untuk mendapatkan hasil yang akurat.

Bila memang terjadi kasus khusus yang membuat bayi harus diberikan susu formula, dokter tentu akan memberikan resep yang tepat. Namun sebagi gambaran umum, beberapa jenis susu formula untuk bayi yang memiliki masalah dengan kurangnya berat badan antara lain Enfamil A+1, S-26 Gold, Anmum Infacare, dan Nutribaby Royal. Anda bisa mudah menemukan susu ini di apotek dan toko.

Artikel KalenderPos Lainnya :

0 komentar:

Posting Komentar

Copyright © KalenderPos